Arsip Kategori: Perguruan Tinggi

Relasi Rekursif Homogen Linear Berderajat Dua dengan Koefisien Konstanta

Pada pembahasan sebelumnya kita telah mendiskusikan bagaimana menentukan rumus eksplisit dari barisan yang didefinisikan secara rekursif dengan menggunakan iterasi. Metode ini merupakan teknik dasar yang tidak membutuhkan teknik khusus kecuali kemampuan untuk menemukan pola. Akan tetapi, pada banyak kasus, pola … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Matematika Diskrit, Perguruan Tinggi | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Menyelesaikan Relasi Rekursif dengan Iterasi

Misalkan kita memiliki suatu barisan yang memenuhi relasi rekursif dan kondisi awal tertentu. Akan sangat membantu apabila kita mengetahui rumus eksplisit dari barisan tersebut, khususnya jika kita diminta untuk menentukan suku dengan indeks yang sangat besar atau jika kita diminta … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Matematika Diskrit, Perguruan Tinggi | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Definisi Rekursif dari Penjumlahan dan Perkalian

Penjumlahan dan perkalian disebut sebagai operasi biner karena hanya dua bilangan yang dapat dijumlahkan atau dikalikan dalam satu proses operasi. Sehingga, definisi penjumlahan dan perkalian yang melibatkan lebih dari dua bilangan menggunakan rekursi. Definisi Diberikan bilangan-bilangan a1, a2, …, an, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Matematika Diskrit, Perguruan Tinggi | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Contoh-contoh Barisan Rekursif

Rekursi adalah salah satu ide penting dalam ilmu komputer. Untuk menyelesaikan suatu masalah secara rekursif, kita harus memecah masalah tersebut menjadi beberapa submasalah yang masing-masing memiliki bentuk yang sama dengan masalah awal. Untuk melakukan hal ini, kita harus menemukan suatu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Matematika Diskrit, Perguruan Tinggi | Tag , , , , , , | 1 Komentar

Mendefinisikan Barisan Secara Rekursif

Suatu barisan dapat didefinisikan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara informalnya adalah dengan menuliskan beberapa suku pertama dari barisan tersebut dengan harapan pola umunya dapat diamati dengan jelas, misalkan kita bisa saja menuliskan barisan 3, 5, 7, …. Akan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Matematika Diskrit | Tag , , , , | 1 Komentar